SADIS! Emosi Di Putusi, Mulut Wanita Ini Di Sayat Sampai Ke Telinga Oleh Mantan Pacar Nya

Serbainfo.online – Seorang pria yang secara brutal menyayat wajah mantan kekasihnya. Hal itu karena wanita itu mengatakan bahwa dia akan “dipenjara untuknya” dan telah dikurung selama 10 tahun. Matthew Grady (31) menyerang Siobhan Stevenson yang ketakutan.

Menyerikannya dia mengirisnya dari mulut ke telinganya setelah dia mencampakkannya beberapa minggu sebelumnya. Wanita berusia 23 tahun itu dengan panik membungkus handuk di sekitar lukanya. Dia berakhir dengan 40 jahitan, namun telah ditinggalkan dengan bekas luka yang dalam dari mulut ke telinganya.

Dilansir dari mirror.uk pengadilan mendengar bahwa seorang gadis muda yang melihat luka mengerikan tersebut mengatakan kepada Siobhan. Dikutip dari Daily Record Grady memaksa Siobhan untuk menghidupkan kembali cobaan beratnya di Pengadilan Tinggi di Glasgow setelah bersikeras bahwa dia tidak mencoba membunuhnya pada bulan Januari tahun ini.

Tapi seorang jaksa menemukan dia bersalah setelah menjalani persidangan dua hari dan pria itu tersenyum saat dibawa ke sel. Hakim Lady Stacey mengatakan sangat penting pria itu menjalani hukuman penjara yang panjang karena apa yang telah dia lakukan. Sebelumnya dikatakan pria itu sudah memiliki catatan kriminal namun tidak diungkap di pengadilan.

Serangan itu terjadi di flat Siobhan di Glasgow’s Springburn pada bulan Januari.Wanita itu telah mencampakkan Grady beberapa minggu sebelumnya setelah dia yakin dia tidak setia. Dia memanggilnya pada hari serangan untuk mencoba membicarakan semuanya, tapi kemudian pria itu menamai dia “sapi gila bodoh”.

Siobhan mengatakan kepada persidangan: “Dia kemudian memanggil dengan marah dan berkata: “Saya akan memotongmu.”

Saat itu juga pria itu berteriak dan mengatakan bahwa dia akan datang ke rumah dalam 20 menit. Siobhan ada di kamar mandinya saat mantan pacarnya yang mengamuk masuk ke apartemen.

“Saya pertama kali melihatnya di cermin. Aku berbalik dan dia berlari ke arahku dengan dua pisau di udara.” ungkapnya.

Grady kemudian berteriak bahwa dia akan menggorok tenggorokan Siobhan. Korban kemudian ketakutan dan berteriak minta tolon.

“Saya baru saja berguling dan mengira saya akan dibunuh.” ungkap Siobhan.

Grady mencondongkan tubuh ke arahnya dan menyayatnya sebelum meninggalkan apartemen dan kembali ke taksi yang sopirnya diminta untuk menunggu setelah melakukan tindakannya. Grady kemudian ditangkap walaupun dia melakukan perlawanan terhadap petugas. Pengacaranya Neil McCulloch mengatakan Grady pergi ke tempat mantannya untuk menghadapi seorang pria yang dia anggap ada di sana.

“Ingatannya sayangnya tidak jelas – dia mengaitkannya dengan alkohol yang dia konsumsi.” ungkapnya.

About admin 494 Articles
Kami senantiasa memberikan beragam informasi menarik. Ikuti segala perkembangan berita di FANSPAGE FACEBOOK kami @sjoterpercaya92