Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Gadis 13 Tahun Ini Diizinkan Untuk Lakukan Aborsi

Serbainfo – Perceraian orangtua tidak hanya memberikan dampak trauma bagi sang anak, namun juga merusak masa depan anak itu sendiri. Bila mana, ketika orangtua yang telah bercerai dan menikah lagi, tentu kehidupan sang anak tidak sebahagia ketika mereka hidup bersama orangtua kandung.

Kasus kekerasan anak dan pelecehan seksual kerap menimpa anak-anak yang tinggal bersama orantua tiri mereka. Seperti kejadian pahit yang dialami seorang gadis berusia 13 tahun yang dikabarkan hamil setelah digauli oleh ayah tiri nya sendiri. Saat ini pihak berwenang telah mengizinkan gadis malang tersebut untuk mengajukan tindak aborsi.

Gadis asal Thanyaburi, Agen Poker, Thailand tersebut dikabarkan hamil dua bulan setelah diperkosa ayah tiri nya berkali-kali. Ibu korban yang bekerja sebagai petugas kebersihan itu pun langsung mengajukan tuntutan atas perilakuk suami nya pada pihak berwajib, Sabtu (3/3/2018).

 

Ia mengungkapkan jika suami nya selama ini seorang pecandu narkoba dan telah berulang kali memperkosa putri kandung nya selama 3 bulan. Tak sampai disitu, pria tersebut makan telah memaksa anak laki-laki tiri nya untuk berhubungan badan dengan putri kandung nya. Kendati demikian, anak laki-laki tersebut bersikeras menolak dan melarikan diri saat dipaksa.

Ibu dan gadis itu saat ini sedang memberikan keterangan Petugas Kepolisian Boonying Agen Domino, meski demikian kedua nya masih dalam keadaan trauma. Sehingga polisi saat ini masih menunda untuk meminta keterangan kedua nya.

Setelah dilakukan introgasi, polisi kemudian mengajukan surat perintah penahanan untuk mengamankan tersangka. Pejabat Kesejahteraan Sosial mengungkapkan, ibu dan anak perempuan nya mengalami tekanan hidup yang berat bahkan sempat melakukan bunuh diri.

Baca : Tidak Terima Ibu Nya Dipukul, Remaja Ini Nekat Tikam Paman Nya Sendiri

Sementara, petugas segera membawa gadis korban pemerkosaan itu untuk menjalani aborsi dirumah sakit. Sang ibu juga mengatakan pada polisi, bahwa saat ia menikah dengan suami ketika anak perempuan nya berusia 3 tahun. Menurut nya, perilaku sang suami berubah drastis sejak 3 bulan yang lalu. Hal itu bisa dikarenakan akibat efek penyalahgunaan obat terlarang.

Sebelum melaporkan kejadian tersebut, wanita 36 tahun itu juga mengatakan sempat bertengkar dengan suami nya hingga sang suami pergi dari rumah.

About admin 510 Articles
Kami senantiasa memberikan beragam informasi menarik. Ikuti segala perkembangan berita di FANSPAGE FACEBOOK kami @sjoterpercaya92