Ditolak Bersalin di Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan Bayi Nya Dikamar Mandi Rumah

Sungguh miris, seorang wanita hamil terpaksa melarikan bayi nya didalam kamar mandi rumah nya sendiri. Hal itu dilakukan lantaran si wanita ditolak bersalin di sebuah rumah sakit daerah Raiwind Punjab, Pakistan.

Dilansir Agen Poker, istri dari seorang buruh itu sempat dibawa ke Pusat Kesehatan Pedesaan Raiwind, setelah mengalami sakit pada perut nya. Namun staf pusat kesehatan menolak untuk menerima nya lantaran kurang nya fasilitas dan menyuruh wanita itu kembali keesokan hari nya.

Agen Domino

Mereka juga meyakini jika si wanita tidak akan melahirkan pada hari iru juga. Pihak keluarga meminta pada staf agar mengizinkan mereka menginap dirumah sakit lantaran tak mampu membayar biaya transportasi untuk pulang. Namun pihak staf pun menolak dan memaksa mereka untuk meninggalkan rumah sakit.

Dengan putus asa, wanita itu pun dibawa pulang dan akhir nya melahirkan dikamar mandi rumah. Namun malang nya, bayi laki-laki yang baru dilahirkan itu pun langsung sakit sehingga keluarga harus membawa nya ke rumah sakit. Bayi itu pun akhir nya dirawat disebuah puskesmas.

Agen Poker

Kerabat wanita itu pun memprotes ke pusat kesehatan agar pemerintah bisa menyediakan fasilitas kesehatan untuk orang miskin. Sementara Sekretaris Departemen Kesehatan telah membentuk sebuah komite yang dipimpin oleh CEO Otoritas Kesehatan untuk menyelidiki kasus tersebut.

Menurut informasi, insiden tersebut terjadi beberapa bulan lalu ketika seorang hamil dan keluarga nya datang kesebuah rumah sakit pusat kesetan. Namun staf rumah sakit tersebut menyuruh wanita tersebut dibawa pulang lantaran keterbatasan alat medis. Hingga kini kasus penolakan tersebut masih dalam penyelidikan dan meminta keterangan pihak staf rumah sakit bersangkutan.

About admin 758 Articles
Kami senantiasa memberikan beragam informasi menarik. Ikuti segala perkembangan berita di FANSPAGE FACEBOOK kami @sjoterpercaya92

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*