Diiming-imingi Bisa Tidur Bareng Sang Idola, Pemuda Jepang Ini Malah Tertipu 700 Ribu Yen

Serbainfo, Tokyo – Marak nya kasus penipuan bisa saja terjadi pada siapapun, kapan pun bahkan dimedia sosial sekalipun. Para korban biasa nya di iming-imingi hal yang menggiurkan, sehingga korban rela mengeluarkan biaya yang diminta oleh si pelaku.

Salah satu nya adalah kasus penipuan yang menimpa seorang pemuda berusia 23 tahun asal Jepang. Pria yang tak disebutkan nama nya itu telah ditipu sebesar 700 ribu yen setelah di iming-imingi bisa tidur dengan sang idola Agen Domino. Polisi akhir nya berhasil memburu pelaku setelah korban melapor ke pihak kepolisian.

Dua pelaku yang diamankan diantara nya Junichi Takahashi (35) dan Koji Ota (44). Namun dari pengakuan Takahashi jika dia membantah melakukan penipuan terhadap konsumen nya. Sementara rekan nya Ota mengakui semua perbuatan mereka bahkan penipuan itu sudah dilakukan kedua nya hingga beberapa kali.

 

Kasus itu berawal saat korban yang berasal dari Fukuoka jalan-jalan ke Kabukicho, sebuah tempat hiburan malam 24 jam di Jepang. Saat itu, Takahashi menawarkan sang pemuda tersebut untuk tidur dengan sang idola muda Jepang.

Gambar terkait

Korban kemudian diantara pelaku check in ke sebuah hotal dan dimintai deposito sebesar 700 ribu yen dan memanggil sang idola datang. Setelah proses transaksi selesai, pemuda itu pun menunggu didalam dalam hotel. Namun setelah ditunggu sekian lama, pemuda 23 tahun itu baru sadar jika diri nya telah ditipu dan langsung melapor ke polisi Agen Domino.

Baca :

VIRAL! Gadis Cantik Tamatan SD Ini Dilamar Calon Suami Dengan Mahar Rp 127 Juta
Tak Rela Diselingkuhi Istri, Suami Nekat Akhiri Hidup Nya Dengan Gantung Diri

Polisi pun berhasil menangkap pelaku, dan ternyata pelaku juga melakukan penipuan yang sama ke berbagai turis lain yang datang ke Kabukicho. Seorang sumber memberikan peringatan kepada siapapun yang ke Kabukicho.untuk terus berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan selanjut nya.

Parah nya lagi, para pelaku penipuan juga memanfaatkan mafia Jepang (yakuza) untuk melindungi mereka dan mendapat bagian setoran yang disebut Jonokin. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait ada nya pelaku lain yang bergabung dalam kelompok kasus penipuan yang sama.

About admin 429 Articles
Kami senantiasa memberikan beragam informasi menarik. Ikuti segala perkembangan berita di FANSPAGE FACEBOOK kami @sjoterpercaya92