Demi Selamatkan Ibunya Yang Nyaris Diperkosa, Remaja Ini Akhirnya Meninggal Setelah Alami Koma

Serbainfo – Salah satu kewajiban dari seorang anak adalah melindungi orangtua mereka dalam situasi apapun. Hal itu lah yang dilakukan seorang remaja di Rusia yang nekat melawan pelaku pemerkosaan demi menyelamatkan ibunya.

Namun pada Rabu (5/12), Vanya Krapivin (17) dinyatakan meninggal dunia setelah berjuang melawan koma selama 18 bulan. Vanya kehilangan fungsi otak dan kerusakan pada bagian tengkorak kepala akibat dipukul oleh menggunakan dumbbell oleh Roman Pronin (37).

Kini pelaku berhasil ditangkap polisi setelah berhasil kabur dan didakwa karena terbukti bersalah. Peristiwa mengerikan itu bermula ketika Vanya yang baru pulang dari sekolah menyaksikan pelaku hendak memperkosa dan menikam ibu nya.

Agen Domino

Remaja itu lantas mengambil dumbbell berukuran 3kg lalu memukul pelaku yang masih merupakan tetangga mereka. Namun serangan itu berhasil ditangkis Roman yang kemudian berbalik memukul kepala Vanya.

Tetangga korban yang mendengar keributan itu langsung memanggil layanan darurat, sementara pelaku berhasil melarikan diri. Saat ditemukan, ibu dan anak itu dalam kondisi tak sadarkan diri dengan darah berceceran dilantai.

Akibat insiden brutal tersebut, Vanya mengalami koma selama delapan bulan, sementara ibu nya selamat meski mengalami 28 luka tusukan. Vanya mengalami kerusakan dibagian otak dan tulang tengkorak nya hampir sebagian hancur.

Agen Poker

Setelah menjalani perawatan medis selama hampir setahun, kondisi Vanya mulai menunjukan ada nya pemulihan. Ia pun akhir nya sadar dari koma meski hanya bisa mengkonsumsi makanan yang halus.

Sementara ibu Vanya berusaha melakukan penggalangan dana demi membayar biaya perawatan dirumah sakit. Setelah dana terkumpul, pihak rumah sakit berencana akan membawa remaja itu ke Spanyol untuk melakukan tahap pemulihan lebih lanjut.

Namun saat itu Vanya terserang demam yang mengakibatkan kondisinya kian memburuk dan membutuhkan perawatan intensif. Namun malang, beberapa hari kemudian Vanya akhir nya beristirahat dengan damai.

Ibunya yang mendengar kabar duka itu sangat begitu terpukul mengingat harapan nya yang besar untuk kesembuhan sang anak telah kandas. Sementara pelaku dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas dua kasus percobaan pembunuhan. Namun melihat korbannya meninggal, jaksa menjatuhkan hukuman berlapis pada Norman.

Kabar kematian Vanya sontak membuat netizen Rusia bersedih. Pasalnya, remaja itu dianggap sebagai pahlawan yang rela berkorban nyawa nya demi menyalamatkan ibu nya.

About admin 535 Articles
Kami senantiasa memberikan beragam informasi menarik. Ikuti segala perkembangan berita di FANSPAGE FACEBOOK kami @sjoterpercaya92

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*