Astaga! Akibat Terkena Kanker Kulit, Wajah Pria Penjual Sayur Di Ponorogo Kehilangan Wajah Nya

Serbainfo, Ponorogo – Akibat penyakit kanker bersarang diwajah nya, Jemadi (53), hanya bisa terbaring lemas tak berdaya beralaskan tikar gulung dirumah nya. Warga Desa Bangunrejo, Agen Domino Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terlihat hanya bisa menggerakan tangan dan kaki nya, Jumat (19/1/2018).

Jemadi diketahui terkena kanker kulit yang hampir 98% menggerogoti wajah nya selama kurun waktu empat tahun terakhir. Kulit dan daging wajah nya nyaris habis dan hanya mengisakan tulang dan beberapa gigi nya yang masih utuh. Kedua kantung mata Jemadi juga jampir hilang dan hanya meninggalkan kedua bola mata nya. Lebih miris nya lagi, mata, hidung dan lidah nya sudah tak bisa berfungsi lagi.

Menurut pengakuan Kuninda (29), putri sulung Jemadi, jika ayah nya sudah berobat berbagai macam cara namun tak kunjung sembuh. Sementara dari pengakuan Parti (55), kakak kandung Jemadi mengaku, penyakit itu berawal saat dia berjualan sayur di Jakarta empat tahun lalu. Saat itu muncul seperti jerawat di sisi kanan hidung adik nya.

 

Tak lama kmeudian benjolan kecil itu pun pecah karena terkena kuku tangan hingga mengakibatkan hidung nya mengeluarkan banyak darah. Saat itu Jemadi sempat dilarikan kerumah sakit di Indramayu. Dokter yang menangani Jemadi memberitahukan jika diri nya terkena kanker kulit. Namun saat dokter menawarkan untuk operasi, Jemadi menolak karena kondisi keuangan yang pas-pasan.

Kanker kulit yang dibiarkan itu pun kian hari semakin membear hingga akhir nya menggerogoti bagian hidung Jemadi. Meski hidung nya menghilang, Jemadi masih tetap berjualan di Jakarta demi menghidupi keluarga nya. Namun, hal tersebut tak berlangsung lama, kondisi kesehatan nya pun kian memburuk membuat nya memilih untuk pulang ke kampung halaman.

Kesehatan Jemadi pun kian menurun seiring kepergian Peni, Istri nya yang meninggal karena sakit ginjal. Keluarga pun sempat memutuskan untuk membawa Jemadi ke RSUD Dr Harjono Agen Domino untuk mendapatkan perawatan. Tak lama kemudian, Jemadi di rujuk ke RSU Dr. Soetomo Surabaya guna mendapatkan perawatan lebih baik. Namun karena kamar rumah sakit yang penuh selama 4 hari, Jemadi meminta dibawakan pulang untuk dirawat dirumah.

Baca :

Diiming-imingi Bisa Tidur Bareng Sang Idola, Pemuda Jepang Ini Malah Tertipu 700 Ribu Yen
Heboh! Video “Ehem-Ehem” Pasangan Siswa SMP dan Siswi SMA Tersebar, Orangtua Histeris

Damin (60), kakak sulung Jemadi juga menuturkan pihak keluarga sempta mencari berbagai obat alternatif dan orang pintar namun tetap tak membuahkan hasil. Untuk keseharian nya, keluarga memberi makanan yang lembut untuk Jemadi seperti, bubur, wedang roti dan pisang. Namun sering kali makanan yang dimasukan tersangkut di leher Jemadi, yang membuat nya susah untuk mencerna makanan.

Untuk saat ini keluarga hanya bisa pasrah dengan keadaan Jemadi. Jemadi sempat berpesan untuk tidak dibawa kerumah sakit. Ia lebih memilih pasrah dengan kondisi nya saat ini.

About admin 512 Articles
Kami senantiasa memberikan beragam informasi menarik. Ikuti segala perkembangan berita di FANSPAGE FACEBOOK kami @sjoterpercaya92